Saham Emiten Eddy Sariaatmadja Dipecah 1:10, Ini Jadwalnya
Blog
08 January 2021

Saham Emiten Eddy Sariaatmadja Dipecah 1:10, Ini Jadwalnya

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemegang saham emiten media Grup Emtek, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) telah menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham perseroan dengan rasio 1:10.
Hal ini disepakati berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang diadakan pada 14 Desember 2020.

"Pemegang saham telah menyetujui perubahan nilai nominal saham Perseroan dari nilai nominal sebelumnya sebesar Rp200, per saham menjadi Rp 20," tulis manajemen Emtek di laman keterbukaan informasi bursa, Jumat (8/1/2021).

Adapun, akhir perdagangan saham dengan nilai nominal sama akan berakhir pada 8 hari ini, 8 Januari 2021 di pasar reguler dan pasar negosiasi.

Peniadaan perdagangan saham di Pasar Tunai selama 2 (dua) Hari Bursa dijadwalkan pada 11-12 Januari 2021. Tanggal penentuan Pemegang Saham yang berhak atas hasil Stock Split atau recording date pada 12 Januari 2021.

Sedangkan, saham dengan nilai nominal baru hasil Stock Split didepositokan dan didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada pemegang saham sekaligus awal perdagangan saham dengan nilai baru Rp 20 per saham di pasar tunai dijadwalkan pada 13 Januari 2021.

Dengan keputusan stock split tersebut, perseroan mengubah alokasi permodalan. Modal dasar perusahaan berjumlah Rp 2.51 triliun yang terdiri dari 126 miliar saham, masing-masing saham bernilai Rp 20.

Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 44,91 persen, atau senilai 56,43 miliar saham atau dengan nominal seluruhnya sebesar Rp 1,12 triliun telah disetor kepada perseroan oleh masing-masing pemegang saham dengan rincian serta nilai nominal saham yang disebutkan sebelum akhir akta.

Selanjutnya, 100 persen dari nilai nominal setiap saham yang telah ditempatkan tersebut, atau seluruhnya berjumlah Rp 1,12 triliun tersebut telah disetor penuh sebagaimana mustinya kepada Emtek oleh masing-masing pemegang saham.

Emtek didirikan tahun 1983 dan saat ini dikendalikan oleh Keluarga Eddy K Sariaatmadja. Usaha perusahaan ini adalah menyediakan layanan komputer pribadi, Grup Emtek telah berkembang menjadi kelompok perusahaan modern dan terintegrasi yang memiliki tiga divisi usaha utama, yaitu Media, Telekomunikasi dan Solusi TI, serta Konektivitas.

Jokowi Bermimpi: RI Bisa Melompat Tinggi dalam Kondisi Krisis

Jokowi Bermimpi: RI Bisa Melompat Tinggi dalam Kondisi Krisis

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah saat ini tidak hanya ingin keluar dari krisis melainkan juga melakukan lompatan besar pascakrisis.

Baca Selengkapnya
Jokowi Usai Divaksin Corona: Enggak Terasa Sama Sekali

Jokowi Usai Divaksin Corona: Enggak Terasa Sama Sekali

Presiden Jokowi akhirnya sudah resmi divaksin corona Sinovac. Jokowi disuntik vaksin corona di Istana Merdeka, Rabu (13/1).

Baca Selengkapnya
Critical Eleven, Periode Genting Rawan Kecelakaan Pesawat

Critical Eleven, Periode Genting Rawan Kecelakaan Pesawat

Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga menit setelah lepas landas dan delapan menit sebelum mendarat yang dikenal dengan istilah Plus Three Minus Eight atau critical eleven merupakan momen kritis dalam penerbangan pesawat. Pada kisaran momen itu Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1).

Baca Selengkapnya
Menanti Jokowi Disuntik Vaksin Corona Sinovac

Menanti Jokowi Disuntik Vaksin Corona Sinovac

Presiden Jokowi mengumumkan dirinya akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona sebelum diberikan ke masyarakat. Jokowi ingin membuktikan vaksin yang disediakan pemerintah aman dan berkhasiat.

Baca Selengkapnya
Rencana Peraturan Saat Libutran Natal dan Tahun Baru

Rencana Peraturan Saat Libutran Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jelang libur panjang natal dan tahun baru, pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan sejumlah kebijakan, untuk menekan potensi penyebaran covid-19

Baca Selengkapnya
DPR Respons RI Transisi 5G: Jangan Jadi Pasar Saja

DPR Respons RI Transisi 5G: Jangan Jadi Pasar Saja

Jakarta, CNN Indonesia -- Teknologi 5G dan di atasnya susah menjadi wajah negara-negara maju dalam hal percepatan konektivitas. Indonesia sendiri menghadapi transisi digitalisasi 5G.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon