Tetap Berpenghasilan Mantap di Kondisi Pandemi Dengan Mencoba Bisnis Rumahan
Blog
16 September 2020

Tetap Berpenghasilan Mantap di Kondisi Pandemi Dengan Mencoba Bisnis Rumahan

Pandemi corona memang benar-benar menghantam banyak hal. Tak terkecuali urusan ketahanan ekonomi, tentu saja. Dalam kondisi seperti ini, tentu daya hidup dan kreativitas orang benar-benar diuji. Gak ada salahnya loh mencoba berinovasi dengan menjajal peruntungan bisnis, dengan menjual barang atau jasa yang dianggap berpotensi laku.

Banyak kok teman kita yang sekarang menggeluti berbagai macam bisnis kecil-kecilan sebagai alternatif penghasilan tambahan. Hal tersebut terpampang jelas di jejaring sosial, sekali swipe, story isinya jualan macam-macam. Rasa ingin beli pun juga muncul. Mantap kan.

Dari sekian banyak orang yang mulai menggeluti bisnis kecil-kecilan tersebut, tak sedikit yang berhasil mendapatkan penghasilan tambahan, beberapa bahkan sukses mengembangkan bisnis kecilnya dan mendapatkan penghasilan bersih yang besarnya sungguh mantap!

Nah, jika Anda termasuk salah satu pribadi pantang menyerah dan ingin mencoba peruntungan dengan merintis bisnis kecil-kecilan, tips-tips berikut ini layak untuk Anda simak.

Kulik produk yang Anda punya minat dan passion di dalamnya

Mencoba menjual produk yang Anda punya ketertarikan di dalamnya adalah sebuah langkah yang sangat bagus dan layak dicoba.

Jika Anda punya kemampuan desain grafis yang mumpuni, misalnya, Anda bisa mencoba menjual jasa pembuatan CV, jasa pembuatan desain presentasi (yang kini mulai banyak dipakai oleh narasumber untuk mengisi kelas secara online), jasa pembuatan e-sertifikat, dan jasa-jasa lain yang berhubungan dengan desain.

Jika Anda piawai dalam menulis, Anda bisa mencoba menawarkan jasa penulisan artikel untuk website atau bahkan caption status postingan.

Ingat, ini jaman yang super mantap. Jaman di mana semua hal bisa dijual. Kreativitas anda menentukan seberapa besar potensi anda untuk sukses!

Kerjasama dengan usaha rekan/teman

Kolaborasi atau berhenti. Begitu kata orang bilang.

Bisnis rumahan pada dasarnya adalah bisnis silaturahmi. Karena itulah, sangat penting menjalin kerjasama dengan kawan-kawan Anda.

Pilih beberapa kawan yang punya pengaruh yang mantap di dunia digital (kalau kata orang-orang: influencer), minta mereka untuk mempromosikan usaha Anda dengan imbalan produk gratis. Bisa juga pakai strategi menggandeng teman atau rekanan yang sudah punya usaha dulu untuk berkolaborasi menciptakan paket dengan produk gabungan dari Anda dan kawan Anda.

Selain meningkatkan sebaran impresi dan promosi secara online, juga bisa meningkatkan penjualan. Langkah yang Mantap kan?

Informatif saat promosi

Media digital tentu akan menjadi senjata promosi utama bagi bisnis rumahan yang sedang Anda rintis. Nah, terkait hal tersebut, mulailah untuk rutin mempromosikan usaha produk atau jasa Anda di akun Anda. Namun ingat, jangan melulu promosi, sesekali, posting sesuatu yang sama sekali tak ada hubungannya dengan barang dagangan Anda. Hal ini agar kawan atau followers Anda tidak bosan dengan akun Anda.

Hindari terlalu bertele-tele saat promosi. Fokus langsung ke 5W+1H terkait produknya misal: informasi barang/jasa, cara pemesanan, contact person, alamat dll.

Cantumkan harga dengan jelas. Nggak perlu pakai embel-embel “PM for Price”. Calon pembeli harus tahu dengan jelas harga barang/jasa yang Anda jual. Jangan sampai mereka menebak-nebak dan ujung-ujungnya malah buat mencoba produk/jasa Anda. Ingat, Anda ini sedang berjualan, bukan sedang bikin kuis cerdas cermat.

Jangan takut nggak laku

Namanya juga memasarkan produk, pastilah ada banyak ketidakpastian, termasuk urusan laku atau tidak. Bisa jadi barang atau jasa yang Anda jual bakal laris manis dalam waktu sekejap, namun bisa juga sebaliknya. Yang paling penting adalah konsistensi.

Jika masih ragu saat memulai, Anda bisa mencoba cek ombak dulu, misal dengan sistem pre ordertrial, dll. Mantapkan hati, mantapkan langkah. Tetap berusaha dan sabar adalah kunci.

Testimoni pelanggan itu penting

Dalam menjual barang dan jasa, utamanya dalam skala rumahan, kepercayaan adalah hal yang sangat penting. Kalau sudah terbukti berkualitas, maka besar kemungkinan pembeli akan dengan senang hati mengorder kembali.

Begitu juga dengan pelanggan baru, ia butuh testimoni dari pelanggan lain yang sudah mencoba.

Orang mungkin tak akan mau mencoba jasa cuci sepatu yang Anda rintis karena tak yakin hasilnya akan sebersih yang sampaikan di iklan. Atau orang mungkin enggan membeli makanan yang Anda jual karena belum yakin dengan rasanya. Atau orang tak tertarik memesan desain presentasi yang Anda jual karena mereka takut pengerjaannya bakal lama.

Semua perkara di atas bisa selesai dengan satu hal: testimoni.

Untuk itulah, manajemen testimoni menjadi hal yang sangat krusial. Ia mampu menumbuhkan kepercayaan dan hubungan baik antara pelaku bisnis, pelanggan baru, dan pelanggan tetap.

Anda harus rajin me-maintain testimoni dari para pembeli. Minta kesan, pesan, dan saran dari pembeli untuk promo dan posting di platform-platform yg digunakan. Sebelum pasang testimoni, jangan lupa izin, ya.

Nah, itulah sekilas tips-tips mantap memulai bisnis rumahan sebagai penghasilan tambahan.

Tentu saja tidak mudah dan butuh waktu dan tekad yang besar. Yah, His name is also effort. Namanya juga usaha. Mantap betul kan.

Dari dulu, bisnis ya begitu. Susah-susah gampang, tapi semuanya bisa dijalani, asalkan dimulai dengan niat yang mantap. Ehm, sama modal juga, sih pastinya!

Bill Gates Ungkap Bedanya Elon Musk dan Steve Jobs

Bill Gates Ungkap Bedanya Elon Musk dan Steve Jobs

Jakarta - Sebagai co-founder Microsoft, Bill Gates berkesempatan untuk bekerja bersama sosok penting di jagad teknologi, termasuk co-founder Apple Steve Jobs.

Baca Selengkapnya
Sudah di Kantor Sri Mulyani, Pajak Mobil 0% Kapan Keluar?

Sudah di Kantor Sri Mulyani, Pajak Mobil 0% Kapan Keluar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaku industri otomotif berharap semua pajak yang selama ini dibebankan ke konsumen untuk pembelian unit mobil baru bisa dipangkas. Namun, usulan yang sudah diterima Menteri Keuangan Sri Mulyani masih dalam proses kajian lebih dalam, termasuk apakah disetujui hingga kapan terbitnya.

Baca Selengkapnya
Menristek Respons Indonesia Bisa Bebas Covid-19 Tanpa Vaksin

Menristek Respons Indonesia Bisa Bebas Covid-19 Tanpa Vaksin

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro menyatakan vaksin dibutuhkan dalam menanggulangi pandemi Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-CoV-2.

Baca Selengkapnya
Kemarin IHSG & Rupiah Ambruk Gegara PSBB DKI, Hari Ini?

Kemarin IHSG & Rupiah Ambruk Gegara PSBB DKI, Hari Ini?

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Anggaran (Banggar) DPR rupanya ikut geram dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin (14/9/2020).

Baca Selengkapnya
59 Negara Larang Kunjungan WNI, Ini Respons INACA dan Bos Garuda Indonesia

59 Negara Larang Kunjungan WNI, Ini Respons INACA dan Bos Garuda Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyebut kemungkinan maskapai penerbangan menutup beberapa rute internasionalnya setelah 59 negara melarang kunjungan warga negara Indonesia (WNI).

 

Baca Selengkapnya
Grab Gandeng Kemenkop Dorong UMKM Go Digital

Grab Gandeng Kemenkop Dorong UMKM Go Digital

Jakarta, CNN Indonesia -- Grab bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM) mendukung perluasan digitalisasi serta peluang ekonomi bagi jutaan UMKM di Indonesia, terutama yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon