Penjelasan Facebook Soal Setengah Miliar Data Pengguna Bocor
Blog
05 April 2021

Penjelasan Facebook Soal Setengah Miliar Data Pengguna Bocor

Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook membantah ada kebocoran data pribadi milik setengah miliar pengguna media sosial itu.

Juru bicara Facebook mengatakan berita kebocoran tersebut adalah data lama yang sebelumnya dilaporkan pada 2019.

"Kami menemukan dan berhasil memperbaiki persoalan ini pada Agustus 2019," ujar juru bicara Facebook.

Sebelumnya, data pengguna Facebook dilaporkan bocor pada tahun 2019. Tidak tangung-tanggung, jumlah data pribadi yang bocor ke tangan peretas mencapai 500 juta data atau sekitar setengah miliar.

Berdasarkan data Statista, pengguna Facebook pada 2020 mencapai 2,7 miliar. Berarti data pengguna yang bocor ini sekitar seperlima dari total pengguna media sosial itu.

Data yang dicuri terbilang penting bagi pengguna. Dalam forum peretas, data yang bocor termasuk alamat email dan nomor telepon pemilik akun.

Kepala teknologi firma intelijen kejahatan siber Hudson Rock, Alon Gal mengatakan jumlah keseluruhan data mencapai 533.000.000 data. Data itu pun disebar gratis dalam forum-forum peretas.

"Artinya, jika Anda memiliki akun Facebook, ini pastinya nomor telepon yang digunakan sudah bocor," ujar Gal lewat akun Twitter-nya, Sabtu (3/4).

Gal merinci setidaknya 32 juta data yang bocor berasal dari akun pengguna Amerika Serikat. Selain itu, 20 juta akun asal Prancis juga terdampak kebocoran Facebook tersebut.

"Oknum-oknum jahat tentu akan menggunakan informasi [data pribadi yang bocor] untuk rekayasa sosial, scamming, hacking hingga marketing," ujar Gal.

Melansir AFP, kasus ini bukanlah kali pertama skandal kebocoran data yang terjadi di media sosial terbesar di dunia tersebut. Pada 2016 silam, sebuah skandal Cambridge Analytica mencuat soal penggunaan data pribadi jutaan pengguna Facebook untuk target iklan politik.

 

Dipublikasikan sebelumnya di: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210405080939-185-625941/penjelasan-facebook-soal-setengah-miliar-data-pengguna-bocor

Gojek-Telkom Kolaborasi Kembangkan Startup di Indonesia Timur

Gojek-Telkom Kolaborasi Kembangkan Startup di Indonesia Timur

Jakarta, CNN Indonesia -- Sukses jadi super-app terdepan di Asia Tenggara, Gojek kembali melakukan inisiatif untuk memberdayakan anak muda, khususnya di kawasan Indonesia timur dengan memanfaatkan teknologi.

Baca Selengkapnya
500 Juta Data LinkedIn Bocor, Dijual Rp29 Ribu Per Data

500 Juta Data LinkedIn Bocor, Dijual Rp29 Ribu Per Data

Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan juta data pengguna LinkedIn dilaporkan bocor di jagat maya. Ada 500 juta data yang dilelang dalam sebuah forum hacker yang isinya informasi yang terbilang detail dari data pengguna.

Baca Selengkapnya
Siswa Dilarang Keluar Kelas Saat Uji Coba Tatap Muka

Siswa Dilarang Keluar Kelas Saat Uji Coba Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SD Negeri 3 Manggarai melarang para siswa keluar dari kelas saat jam istirahat untuk menghindari kerumunan selama berlangsung uji coba tatap muka. Kali ini uji coba diikuti siswa kelas VI.

Baca Selengkapnya
Google Menang Kasus Hak Cipta Oracle, Tak Jadi Bayar Rp130 T

Google Menang Kasus Hak Cipta Oracle, Tak Jadi Bayar Rp130 T

Jakarta, CNN Indonesia -- Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (AS) memenangkan Google dalam kasus pengembangan perangkat lunak atau software yang telah berlangsung selama satu dekade.

Baca Selengkapnya
Duel Catur Irene Sukandar vs Gothamchess Resmi Digelar

Duel Catur Irene Sukandar vs Gothamchess Resmi Digelar

Duelcatur IM Irene Kharisma Sukandar vs IM Gothamchess alias Levy Rozman resmi digelar pada Rabu (31/3).

Baca Selengkapnya
Penyebab Vaksin Merah Putih Lama dan Kalah dari Thailand

Penyebab Vaksin Merah Putih Lama dan Kalah dari Thailand

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Indonesia menjawab vaksin Covid-19 buatan dalam negeri, vaksin Merah Putih, yang dinilai lambat dan kalah dengan negara tetangga seperti Thailand.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon