Detail Postingan

KANSEI ENGINEERING: A TOOL TRANSLATING YOUR FEELING INTO PRODUCTS


             Rabu, 4 Maret 2020, ISTTS mengadakan KSP (Knowledge Sharing Program) yang bertemakan “Kansei Engineering: A Tool Translating Your Feeling into Products”. KSP ini dibawakan oleh Ibu Sri Rahayu,S.T., M.T. yang merupakan salah seorang dosen S1 Desain Produk ISTTS. Seminar kali ini diadakan di ruang E-402 dan diikuti oleh 60 orang mahasiswa ISTTS.

            Materi yang dibawakan bertemakan kansei. Kansei sendiri berasal dari Bahasa Jepang, yaitu bagaimana cara kita mewujudkan sebuah produk dengan memperhatikan masalah emosi dari pemakainya. Sebagai contoh, saat kita melihat sebuah produk yang menarik, kita mungkin akan memiliki keinginan untuk membelinya. Namun, apakah barang yang kita beli tersebut sesuai dengan kebutuhan kita atau hanya sebagai koleksi semata. Maka dari itu, terbentuklah sebuah metode yang menerjemahkan perasaan dan citra pelanggan tentang suatu produk ke dalam elemen-elemen design yaitu Kansei Engineering.

           Permasalahan yang sering dihadapi adalah bagaimana cara kita menerjemahkan suatu produk sesuai kebutuhan customer. Oleh karena itu, sebelum membuat sebuah produk penting untuk mengetahui kansei word dari produk tersebut. Kansei word adalah persepsi konsumen yang menjadi preferensi kebutuhan dan keinginan dalam membeli produk. Biasanya diidentifikasikan dalam bentuk kata sifat. Misal kita ingin mendesain sebuah baju. Langkah awal, kita harus melakukan survey untuk mengetahui kansei word dari konsumen mengenai sebuah baju. Simple, halus, cantik, dingin, dan elegan adalah beberapa contoh dari kansei word sebuah baju. Langkah kedua, menyebar kuisioner dalam dua tahap. Tahap pertama untuk mengetahui penilaian konsumen terhadap produk yang didesain berdasarkan kata kansei, Tahap kedua untuk mengetahui pengaruh kata kansei terhadap elemen desain berdasarkan penilaian konsumen. Setelah mendapatkan beberapa kansei word, kita melakukan filtering. Jika menemukan kansei word yang memiliki makna yang hampir sama, maka kata-kata tersebut akan dipilih salah satu.

            Dari KSP kali ini dapat disimpulkan bahwa untuk membuat sebuah produk, hal penting yang harus dilakukan adalah kenali customer dan pasar terlebih dahulu agar produk yang dihasilkan dapat laku terjual di pasaran.