Wanita Berperan di Era Milenial
Berita
25 April 2022

Wanita Berperan di Era Milenial

Wanita Berperan di Era Milenial

Penulis: Ani W.

Fotografer: Ani W.

 

Tanggal 21 April merupakan hari di mana masyarakat Indonesia merayakan hari Kartini. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa R.A Kartini. salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi perayaan Hari Kartini adalah dengan berbagi ilmu mengenai bisnis melalui webinar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri ISTTS. Webinar kali ini mengangkat tema “Wanita Berperan di Era Milenial” dan dibawakan oleh salah satu alumni Teknik Industri ISTTS yaitu Ibu Nike Lidiyastuti Aritovani, S.T. atau yang akrab dipanggil dengan sebutan Kak Nike. Beliau adalah salah satu pengusaha makanan berbahan dasar ikan yang cukup sukses di kota Ambon.

Kak Nike menceritakan bagaimana awal perjalanannya sebelum akhirnya memutuskan untuk berwirausaha. Dimulai dari karirnya sebagai Head Finance and Administration di PT. Tirta Kencanatatawarna selama kurang lebih 7 tahun hingga akhirnya memutuskan untuk resign dan mengikuti sang suami pindah ke Ambon. Kak Nike mengungkapkan bahwa salah satu posisi yang cukup sulit untuk dipilih pada saat itu adalah ketika seorang wanita yang harus memilih antara fokus untuk mengurus rumah tangga dan anak atau tetap melanjutkan karirnya. Wanita di era milenial perlu dituntut untuk lebih teredukasi (more highly educated), dan memiliki pendidikan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Selain itu beliau juga berkata bahwa wanita di era milenial saat ini dituntut untuk lebih percaya diri dan memiliki ambisi karena banyaknya tuntutan. Hal ini tidak lepas dari revolusi industri yang berkembang secara terus menerus dan sangat signifikan yang akhirnya membuat kita harus adaptif dengan perubahan tersebut.

Kak Nike kemudian menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi yang ada, semakin tingginya persaingan pasar global dan ditambah dengan adanya pandemi, membuat kondisi dimana terjadinya VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). VUCA ini menjelaskan dimana kondisi usaha yang sedang bergejolak karena aktifitas yang mulai banyak dibatasi karena pandemi (Volatility), kemudian usaha menjadi tidak jelas, menjadi lebih rumit dari sebelumnya (Uncertainty dan Complexity), serta menjadi ambigu karena kebijakan-kebijakan baru yang membuat industri semakin tidak jelas dan membuat harga menjadi tidak kompetitif. Dari sini kita perlu paham mengenai situasi dan kondisi yang ada. Selain itu kita perlu merubah mindset kita dan memperkirakan solusi apa yang dapat dilakukan untuk kedepannya. Hal inilah yang membuat Kak Nike memutuskan untuk mencoba berwirausaha. “Lagi-lagi perempuan itu harus dihadapkan oleh sisi yang membuat kita harus memilih mau fokus ke keluarga atau fokus berkarir” ujarnya. 

Beliau menjabarkan alasan memilih berwirausaha agar bisa menjalankan usaha sambil tetap mengurus rumah tangga. Sebelum memulai usahanya, Kak Nike terlebih dahulu melihat peluang apa yang ada di sekitarnya untuk melihat potensi bisnis kedepan. Karena di daerah Maluku banyak hasil laut seperti ikan, akhirnya dipilihlah ikan jenis cakalang sebagai bahan baku utama untuk dijadikan abon, dendeng dan sambal ikan. Produk tersebut dipilih karena melihat banyaknya warga lokal yang hanya mengolah ikan dengan diasap. Dari usaha kecil inilah yang akhirnya beliau berhasil mengembangkan bisnisnya dan dinamakan CV. Nacha yang didirikan di tahun 2012. Hingga saat ini, area marketing untuk produk dari ikan cakalang sudah meliputi Ambon, Makassar, Surabaya, Manado, Nabire dan Bogor. Kak Nike juga mengatakan bahwa produk yang dihasilkan dari bisnisnya ini memiliki beberapa keunggulan, beberapa di antaranya yaitu produk berbahan dasar 100% ikan cakalang, tanpa pengawet dan sudah bersertifikasi halal, HACCP dan SNI. Selain itu, CV. Nacha juga telah banyak mendapatkan penghargaan seperti Juara I Regional VI Gempita – Kementerian Kelautan dan Perikanan, Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan Kota Ambon – BPOM Provinsi Maluku dan pemenang The Most Favorite Achiever Danamon Entrepreneur. Sampai saat ini produk ikan cakalang milik kak Nike sudah memiliki sekitar 56 toko yang ikut bekerjasama dalam penjualan industrinya. Di tahun 2018 omzet sempat menurun drastis karena adanya kebijakan mengenai barang bawaan kargo yang sangat berimbas pada penjualan oleh-oleh produk ikan cakalang. Hal ini membuat beliau akhirnya harus memutar otak untuk membuka peluang usaha baru dengan memproduksi bakso tusuk dengan brand Mantul. Produksi bakso tusuk ini dipilih karena melihat peluang pasar yang cukup banyak diminati. Oleh karena itu beliau menerapkan 3 prinsip selama trial produk. Prinsip-prinsip tersebut yaitu speed (kecepatan), opportunity (kesempatan), dan consistency (konsistensi). Sampai saat ini, produk bakso tusuknya sudah memiliki 41 booth di berbagai kota di Maluku.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai desain produk dan diakhiri dengan berfoto bersama dan mengisi absensi serta kuesioner yang diberikan oleh panitia.

Saturday Sharing Session - Workshop Direct Pen Drawing (Steampunk Style) di Institut STTS

Saturday Sharing Session - Workshop Direct Pen Drawing (Steampunk Style) di Institut STTS

Pada tanggal 4 Mei 2024, Saturday Sharing Session Institut STTS menggelar workshop menarik yang membahas teknik menggambar langsung menggunakan pen tanpa penghapus, dengan tema "Healing through Direct Pen Drawing (Steampunk Style)". Acara ini dibawakan oleh Farah Fauziah, S.Hub.Int., M.A., Dosen program Studi S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Sains Institut STTS. Peserta workshop diajarkan tentang pentingnya arsiran shading yang teliti dan perlahan untuk menciptakan gambar yang realistik dan jelas.

Baca Selengkapnya
EXPLORING CYBER VULNERABILITIES: "DIVE INTO GOOGLE DORKING & SQL INJECTION"

EXPLORING CYBER VULNERABILITIES: "DIVE INTO GOOGLE DORKING & SQL INJECTION"

Saturday Sharing Session (3S) Institut STTS kembali menghadirkan topik yang sangat relevan dengan keamanan siber di era digital saat ini. Pada Sabtu, 20 April 2024 diselenggarakan workshop dengan judul "Exploring Cyber Vulnerabilities: Dive into Google Dorking & SQL Injection" Oleh Jonathan Wilbert mahasiswa program S1 Informatika Fakultas Sains dan Tekologi Institut STTS.

Baca Selengkapnya
Saturday Sharing Session 2 - Bagaimana Cara Memanipulasi Statistik

Saturday Sharing Session 2 - Bagaimana Cara Memanipulasi Statistik

Dalam sesi ke 2 Saturday Sharing Session Institut STTS yang telah diselenggarakan, topik yang dibahas sangat menarik, yaitu "How to lie with statistics". Sesi ini dipandu oleh Ibu Sri Rahayu, seorang dosen program Teknik Industri di Institut STTS. Ibu Sri Rahayu menjelaskan bagaimana statistik bisa digunakan untuk memberikan representasi data, bahkan kadang-kadang mengungkap fakta-fakta yang tidak terlihat dari data itu sendiri. Salah satu poin penting yang dibahas adalah bagaimana manipulasi waktu dan skala grafik dapat mengubah interpretasi statistik; informasi yang disajikan dalam grafik dengan skala yang berbeda bisa memberikan makna yang berbeda.

Baca Selengkapnya
MULTIPLE APP WITH AI: Workshop Perdana Saturday Sharing Session Institut iSTTS

MULTIPLE APP WITH AI: Workshop Perdana Saturday Sharing Session Institut iSTTS

Saturday Sharing Session (3S) merupakan program Institut STTS yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui seminar dan workshop. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa Institut STTS dengan memberikan pemahaman dan wawasan baru yang aplikatif tentang teknologi dan desain terkini.

Baca Selengkapnya
Cyber Security:policy and its best practice

Cyber Security:policy and its best practice

Surabaya, 30 Mei 2024 - Para mahasiswa berkumpul di auditorium untuk mengetahui Info cyber security: policy and its best practice. Dengan antusiasme yang tinggi, 100 mahasiswa serta mahasiswi hadir untuk menjelajahi pentingnya cyber security. Seminar ini diselenggarakan dari pukul 13.30 hingga 16.00 WIB, menjelaskan kebijakan keamanan siber yang solid dan menerapkan praktik terbaik yang telah terbukti efektif.

Baca Selengkapnya
Berita Acara PKK dan UMKM: Menggali Potensi Wirausaha dengan Semangat dan Inovasi

Berita Acara PKK dan UMKM: Menggali Potensi Wirausaha dengan Semangat dan Inovasi

Surabaya, 22 Mei 2024 - Pagi yang cerah menjadi saksi keberangkatan dosen dan mahasiswa dari Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) pada pukul 09.00 WIB. Lima dosen, didampingi oleh dua mahasiswa dari jurusan Industri dan Elektro, menuju lokasi acara dengan semangat membara, siap untuk berbagi ilmu dan inspirasi.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon