Merdeka di Tengah Pandemi, ini Kata Mereka
Berita
22 August 2020

Merdeka di Tengah Pandemi, ini Kata Mereka

Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-75 terasa sangat berbeda. Tidak ada lomba 17-an seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, upacara yang diadakan di Istana Kepresidenan Jakarta diadakan sangat sederhana, tidak banyak petugas maupun pejabat yang hadir. Instansi-instansi yang lain juga mengadakan upacara bendera, hanya saja via daring.


Peristiwa ini dapat dimaklumi, sebab di masa pandemi COVID-19, selalu diusahakan untuk tetap melakukan physical distancing. Sejak Maret 2020, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan di sejumlah daerah untuk menekan penyebaran COVID-19. PSBB memaksa semua kegiatan yang memicu kerumunan dihentikan sampai kondisi telah cukup aman dari COVID-19. Oleh karenanya, seluruh bentuk acara yang dapat memicu kerumunan pun dilaksanakan secara daring, termasuk sekolah dan upacara bendera di hari kemerdekaan.


Meskipun hari ulang tahun Negara Indonesia berjalan sederhana, tetapi di media sosial suasana kemerdekaan sangat terasa. Tidak sedikit dari pengguna media sosial mengungkap perbedaan kemerdekaan sebelum pandemi dengan kemerdekaan di tahun ini. Lantas, apa pendapat mereka mengenai kemerdekaan tahun ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya?


Ketua HIMA SIB 2020-2021, Nathania Josephine menjawab terdapat cukup banyak perbedaan yang terjadi antara kemerdekaan sebelumnya dengan kemerdekaan di masa pandemi. “Jelas banyak perbedaannya. Kalau dulu, upacara diadakan secara luring, tahun ini secara daring. Untuk lomba 17 Agustus yang biasanya digelar secara luring, kali ini diadakan secara daring atau bahkan tidak sama sekali,” ujar Nathania saat dihubungi jurnalis, Rabu (19/8/2020)
Meski ada perbedaan besar, Nathania tak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, meski pandemi membatasi kita untuk keluar rumah, bukan berarti kita bisa berdiam diri. Malah, ini akan menjadi kesempatan untuk menggali potensi. “Pandemi bukan berarti saatnya kita rebahan seharian, tetapi saatnya kita menggali potensi kita agar kita siap menghadapi perubahan yg akan datang,” sambungnya.


Di sisi lain, Ketua BEM ISTTS 2020-2021, Yoel Verentino tak melihat perbedaan besar dari pelaksanaan upacara bendera tahun ini. Yang berbeda adalah penerapan protokol Kesehatan secara ketat. Ia mengajak semua anak untuk tetap semangat menjalani hari. “Untuk setiap anak-anak muda sebagai penerus bangsa jangan pernah malu mengakui kalau kita adalah anak-anak bangsa. Buatlah bangsa Indonesia bangga dengan cara kalian masing-masing. Terus tebarkan semangat merah putih dan lakukan yang terbaik,” pungkasnya.

Nathania Josephanie

Ketua Hima SIB STTS 2020 - 2021

Yoel Verentino

Ketua BEM ISTTS 2020 - 2021

 

ISTTS Vitual Open House 2021

ISTTS Vitual Open House 2021

iSTTS tahun ini mengadakan Open House secara virtual akibat pandemi COVID-19. Virtual Open House ini diadakan pada 8-11 Juni 2021 melalui platform Zoom. Meskipun diadakan secara online, event Virtual Open House ini tetap tidak kalah menarik; Event yang berlangsung selama 4 hari ini diisi dengan berbagai workshop dan sharing session yang menarik dari beragam topik yang berkaitan dengan jurusan-jurusan di iSTTS. Mulai dari topik desain, elektro, industri, bisnis, dan lain-lain. Para pembicara yang dihadirkan adalah para professional di bidangnya sehingga para peserta dapat mudah mencerna materi yang disampaikan.

Baca Selengkapnya
Virtual Entrepreneurship Exhibition

Virtual Entrepreneurship Exhibition

Pada hari Selasa, 25 Mei 2021, acara Virtual Entrepreneurship Exhibition dilaksanakan oleh DKV iSTTS melalui platform Zoom. Acara diawali dengan pembukaan dari ketua panitia, Gerardo Mosses dan ketua HIMA DKV iSTTS, Dwitama Lingga. Ketua panitia dalam pembukaannya menyampaikan tentang kondisi rendahnya rasio kewirausahaan di Indonesia.

Baca Selengkapnya
How to Make Your Own 2D Platformer Game

How to Make Your Own 2D Platformer Game

Pada KSP season 9 episode 6 kali ini berjudulkan tentang “How to Make Your Own 2D Platformer Game” yang dibawakan oleh Herman Thuan To Saurik, S.Kom., M.T. Beliau merupakan salah satu dosen di kampus kita ISTTS. Pada awal seminar, beliau membagikan pengalaman dan software apa saja yang digunakan untuk membuat game.

Baca Selengkapnya
Bahas Seputar Perkembangan Industri Kreatif dalam Event Kreaktif 2021

Bahas Seputar Perkembangan Industri Kreatif dalam Event Kreaktif 2021

Kreaktif 2021 diadakan Sabtu, 8 Mei 2021 lalu oleh Mahasiswa Mata Kuliah Seminar DKV iSTTS untuk memberikan ilmu dan wawasan sehingga mahasiswa bisa update dalam mengikuti perkembangan industri kreatif. Webinar ini menghadirkan Adhitya Syahbanur, Rozak Lintang, Yen Yen Kohar, dan Dwitama Lingga sebagai pembicaranya. Webinar yang dihadiri oleh lebih dari 60 peserta ini diawali dengan perkenalan para panitia event dan sambutan dari ketua dari event ini, Vincent Jaya.

Baca Selengkapnya
Build your own Chatbot, Enhance your Social Media Strategy

Build your own Chatbot, Enhance your Social Media Strategy

Beberapa tahun belakangan ini dikenal search engine yang cukup populer. Saat sebuah keyword dimasukkan, maka website bisa menampilkan hasil dari pencarian. Social media marketing juga semakin meroket apalagi di masa pandemi. Bagaimana cara menjadi viral secara positif di social media? Tidak bisa dipungkiri bahwa social media telah menjadi pusat perhatian bagi orang zaman sekarang dan strategi marketing mengalami perubahan dari waktu ke waktu agar bisa beradaptasi dengan baik. Salah satu strategi marketing di era sekarang yang terkenal yaitu, Chatbot.

Baca Selengkapnya
Configuration of Hybrid Vehicles

Configuration of Hybrid Vehicles

Episode keempat dalam KSP Season 9 ini bertemakan Configuration of Hybrid Vehicles yang dibawakan oleh Ferdiand Cornelius Sutiyono Master of Engineering (M. Eng.). Webinar ini diadakan pada hari Jumat, 31 April 2021 melalui platform Zoom dan live streaming Youtube. Webinar dibuka dengan pengenalan diri dari narasumber. Sebagai informasi, narasumber merupakan alumni dari S1 Teknik Elektro. Beliau juga sempat menjadi dosen selama kurang lebih 1 tahun. Kemudian melanjutkan studi nya pada tahun 2015 di Jerman.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon